Fungsi Masjid

jPengertian Masjid

masjid merupakan tempat ibadah umat muslim, adapun pengertian masjid yaitu secara bahasa, adalah tempatsujud. Adapun secara syar’i, mesjid adalah tempat yang dipersiapkan untuk digunakan shalat  lima waktu secara berjamaah oleh kaum muslimin. Akan tetapi, terkadang mesjid mempunyai arti yang lebih luas dari itu. Karenanya, tempat yang dijadikan oleh seseorang di rumahnya untuk melaksanakan shalat sunnah atau shalat wajib karena dia tidak mampu untuk shalat di mesjid, yang orang-orang mendirikan shalat berjamaah di dalamnya, dinamakan mesjid pula.

Fungsi Masjid dalam Islam

Tempat Beribadah

Sesuai dengan namanya masjid adalah tempat untuk sujud, maka fungsi utamanya adalah sebagai tempat ibadah shalat

Tempat Menuntut Ilmu

Masjid berfungsi sebagai tempat untuk belajar mengajar, khususnya merupakan ilmu agama yang menjadi fardhu a’in bagi umat islam. Disamping itu juga ilmu ilmu lain baik ilmu alam, social, dan lain sebagainya.

Tempat Pembinaan Jama’ah

Dengan adanya umat islam di sekitarnya, masjid berperan dalam mengkoordinir mereka baik untuk shalat berjamaah maupun aktivitas lainnya dalam rangka menyatukan potensi dan kepemimpinan umat.

Pusat Dakwah dan Kebudayaan

Masjid merupakan jantung kehidupan umat islam yang selalu berdenyut untuk menyebarluaskan dakwah islam

Pusat Kaderisasi Umat

Sebagai tempat pembinaan jamaah dan kepemimpinan umat, masjid memerlukan  aktivis yang berjuang menegakkan islam secara berkesinambungan, patah tumbuh hilang berganti. Karena itu pembinaan kader perlu di persiapkan dan di pusatkan di masjid.

Basis Kebangkitan Islam

Abad kelima belas hijriah ini telah di canangkan umat islam sebagai abad kebangkitan islam. Umat islam yang sekian lama tertidur dan tertinggal dalam percaturan peradaban dunia berusaha untuk bangkit dengan berlandaskan nilai nilai agama. Umat islam berusaha untuk bagkit dan kebangkitan ini memerlukan peran msjid sebagai basis perjuangan. Kebangkitan berawal dari masjid menuju masyarakat secara luas. Karena itu upaya aktualisasi fungsi dan peran masjid pada abad kelima belas ini adalah sangat mendesak yang dilakukan  oleh umat islam.

Beberapa Problematika Masjid

Bangunan Masjid

Kebanyakan masjid dibangun dengan membagi ruang untuk shalat dan penyimpanan investari masid, sementara ruang khusus untuk kantor, ruang perpustakaan, ruang pertemuan, ruang untuk imam, dan marbot, ruang pengajian, dan ruang untuk fasilitas social yang representative beserta kelengkapannya kurang di perhatikan.

Sistem Pengajaran yang Kurang Baik

Banyak masjid yang mengajarkan islam dengan cara tradisional, sementara masyarakat telah berubah, islam diajarkan dengan cara kurang sistematis, pemborosan waktu dan biaya. Transfer ilmu kurang di perhatikan dan masih belum mampu menyahuti kebutuhan masyarakat kota atau masyarakat terdidik.

Syi’ar Islam yang Kurang Simpati

Sebagai contoh dalam penggunaan pengeras suara dengan  memperdengarkan pengajian atau puji pujian lewat pengeras suara, pengelola  masjid bermaksud berdakwah mensyiarkan islam. Sebenarnya penggunaan pengeras suara sangat perlu dalan hal hal tertentu, seperti misalnya pada saat adzan dan ceramah, tetapi penggunaannya yang kurang tepat akan menganggu masyarakat sekitar.

Pengelolaan yang Kurang Terorganisir dan Konflik Intern Pengurus

Kalau kita perhatikan pengelolaan sebagian besar masjid kita masih kurang baik, jarang menerapkan prinsip organisasi dan management secara tepat. Banyak yang di kelola secara tradisional dan berjalan apa adanya dan kadang diselingi komflik intern pengurus. Tentu saja berpengaruh kurang baik terhadap aktivitas memakmurkan masjid yang di selenggarakan sehingga kurang menyahuti keinginan dan kebutuhan  masjid.

Kurang Berkembangnya HJM dan Organisasi Remaja Masjid

Banyak masid atau belum memilki wadah kelembagaan yang baik bagi aktivitas orang dewasa maupun remaja masjid, himpunan jamaah masjid yang terstruktur kepengurusannya dengan pogram kerja yang terarah masih terasa asing. Sering di jumpai masjid dikelola secara tradisional berjalan apa adanya, bahkan dalam kepemimpinan otoriter di tangan satu orang saja. Pengelolaan aktivitas masjid dengan organisasi dan management rapi belum  tersntuh Wadah untuk organisasi untuk remaja juga belum tergarap, organisasi remaja masjid belum manjadi bagian pengelolaan masjid.

Sumber Daya Masjid Masih Lemah

Memang sudah ada masjid yang di kelola oleh jamaah yang berkualitas, tetapi pada umumnya kita lihat sumber daya manusia kita masih lemah. Disamping itu juga banyak masjid yang belum memilki kyai atau ulama yang mumpuni, yang dapat membimbing umat, ketiadaan ini menyebabkan bimbingan keagamaan terganggu karena menggantungkan tenaga mubaligh dari tempat lain, hal ini di sebabkan perkaderan ulama tidak ada atau kurang berjalan dengan baik.

Dana Yang Minim

Banyak masjid yang kurang atau tidak memiliki dana pendukung aktivitas, usaha untuk memakmurkan masjid dilakukan dengan dana yang minim. Sehingga kualitas kegiatannya rendah dan kurang menjangkau kebutuhan  umat islam secara luas, keadaan ini menyebabkan kelemahan dalam aktivitas dakwah sekurang kurangnya menghambat aktivitas dakwah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s